Kisah Umar Radhiyallahu ‘Anhu “Kehidupan Yang Penuh Bahagia”

Putri Umar yang bernama Hafshah Radhiyallahu ‘Anha suatu ketika menemui ayahnya. Saat itu mereka berada dalam kondisi hidup yang serba terbatas dengan makanan dan pakaian yang tampak sederhana.

Dalam suatu kesempatan, Hafshah berkata kepada Umar, “Sungguh Allah telah banyak memberikan kebaikan dan keluasan rezeki padamu. Maka apakah tidak sepantasnya engkau memakan makanan yang lebih baik, serta memakai pakaian yang lebih halus dari ini?”

Umar menjawab, “Coba mari aku jelaskan kepadamu.” Selanjutnya Umar menjelaskan kepada Hafshah tentang kehidupan yang dijalani oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alayhi wa Sallam yang sarat dengan nilai kesederhanaan hidup. Selanjutnya, terus saja Umar mengisahkan kepadanya tentang gaya hidup Rasulullah Shallallahu ‘Alayhi wa Sallam hingga hal itu membuat Hafshah berlinangan air mata.

Setelah itu Umar berkata, “Sebenarnya aku punya dua sahabat (yaitu: Rasulullah dan Abu Bakar) yang keduanya menempuh jalan hidup yang sama. Lantas apakah aku harus menempuh jalan yang berbeda dari jalan hidup mereka. Demi Allah, sungguh aku tetap bersabar untuk mengikuti jalan hidup keduanya yang penuh dengan kesederhanaan, sebab dengan adanya diriku mengikuti keduanya, semoga diriku akan mendapat kehidupan yang bahagia seperti keduanya.” [1]

[1]. Khabar shahih, diriwayatkan oleh Ibnu Al Mubarok (201) dalam Az-Zuhd, Ibnu Sa’ad (3/277) di dalam Ath-Thabaqah, dan Ahmad (hal. 125) di dalam Az-Zuhd, serta diriwayatkan pula oleh Abu Nu’aim (1/48) di dalam Hilyatul auliya’, diriwayatkan pula oleh Al-Baihaqi (9/42) di dalam Sunan Al Kubra, Ibnu Asakir (52/246-247) dalam Tarikh Dimasyq.

Referensi:
185 Kisah Zuhud dan Ibadah Para Sahabat oleh Syaikh Majdi Fathi As-Sayyid, terbitan Pustaka Al Kautsar, hal. 61-62

Sumber: www.tamansunnah.com

Iklan

Komentar ditutup.